Ketika tubuh lelah tetapi pikiran masih berjalan cepat, tidur bisa terasa jauh. Kondisi ini sering muncul karena ritme malam belum cukup tenang.
1. Pikiran belum selesai memproses hari
Rencana besok, pekerjaan yang belum selesai, atau percakapan yang mengganggu bisa membuat otak tetap siaga. Menulis catatan singkat dapat membantu memindahkan beban pikiran.
2. Layar membuat tubuh tetap waspada
Cahaya terang dan konten yang terlalu ramai dapat membuat tubuh sulit membaca tanda bahwa malam sudah waktunya istirahat.
3. Kafein dan makan terlalu malam
Beberapa orang sensitif terhadap kopi, teh pekat, atau makanan berat di malam hari. Beri jeda agar tubuh tidak bekerja terlalu keras saat mendekati waktu tidur.
4. Belum punya penanda waktu istirahat
Rutinitas kecil seperti mandi hangat, meredupkan lampu, dan menyiapkan minuman nyaman dapat menjadi penanda bahwa tubuh boleh mulai rileks.
